Home » News » Oim Pro Indonesia

Oim Pro Indonesia

Denpasar – Yayasan One In 20 Movement (OIM) Pro Indonesia kembali sambangi Bali untuk hajatan tahunannya melalui Smart Bussiness Map (SBM) Workshop. Di tahun keempat ini, sebanyak 28 pemilik Usaha Kecil Menengah (UKM) dari Bali mengikuti pelatihan SBM selama dua hari di Indonesia TIC yang digelar pada 22-23 April 2017. Workshop ini merupakan ajang belajar bagi pemilik UKM untuk meningkatkan daya saing bisnis mereka agar dapat ‘naik kelas’ baik di tingkat daerah hingga nasional.

“SBM ini adalah sebuah pengetahuan untuk dapat meningkatkan kemampuan usaha dari pemilik UKM di Indonesia agar bisnis mereka yang selama ini masih di level biasa bisa berkembang ke arah profesional dan juga untuk mendukung program pemerintah,” jawab Ikhwannurohim selaku Ketua Tim Kerja OIM Pro Indonesia Cabang Bali.

Ikhwan juga menambahkan bahwa workshop ini dilaksanakan untuk memberdayakan UKM yang sudah ada namun belum memiliki hasil usaha yang maksimal dan mendorong UKM baru untuk berani menciptakan produk berdaya saing tinggi di pasar.

“Sebenarnya acara ini memang kami targetkan untuk membantu mereka karena kami prihatin dengan kondisi usahanya. Masih banyak UKM yang jalan di tempat meski sudah dua atau tiga tahun berjalan. Disebabkan karena belum tahu cara memberdayakan usahanya supaya punya daya saing dan tidak kalah di pasar. Tujuannya ya, agar bisnis mereka tidak hanya sekedar jualan, tapi bisa (membuat) hidup sejahtera,” jelas Ikhwan.

Dalam pelaksanaannya, SBM workshop Bali mengajak dua alumni SBM workshop dari kota lainnya. Para alumni ini diundang sebagai pengisi materi dan pelatih bagi peserta karena telah berhasil menerapkan gaya berbisnis ala SBM. Ferdy D. Savio, salah satu master coach SBM workshop Bali menambahkan bahwa seluruh pelatih diundang tanpa bayaran demi acara yang juga telah berlangsung di 8 kota lainnya.

“Ya memang benar kami tidak dibayar. Karena acara ini memang kami anggap sebagai kerja sosial atau pelayanan yang sudah sewajarnya dilakukan. Meski tanpa bayaran kami tidak masalah melakukannya. Menurut saya akan sangat baik kalau kita bisa membagi pengetahuan kita setelah berhasil kepada sesama yang baru memulai bisnis UKM,” ujar Ferdy.

Selain digelar di Provinsi Bali, Yayasan OIM Pro Indonesia juga akan menggelar SBM Workshop di beberapa daerah lainnya di Indonesia.

“Target dari yayasan pusat tahun ini kita akan gelar di 30 kota. Supaya ilmunya merata dan kita naik kelas bersama-sama,” pungkas Ikhwan. (rnk3

Comments are closed.